Meningkatnya kasus Covid-19 di Singapura Berdampak Buruk

Meningkatnya kasus Covid-19 di Singapura Berdampak Buruk

Covid-19 kembali menyebar dibeberapa negara. Hal tersebut menyebabkan beberapa hambatan di sektor ekonomi. Terutama dalam proses ke distribusi barang.

Karena banyaknya yang tertular virus Covid-19 mengakibatkan banyak pekerja yang menjalani isolasi mandiri dan perawatan sehingga berdampak pada menumpuknya barang karena kekurangan pegawai akibat tertular covid-19.


Ditambah lagi penumpukan barang terjadi dikarenakan libur Imlek dibeberapa negara yang mayoritas masyarakatnya beretnis tionghoa. Libur Imlek yang cukup panjang saja sudah cukup membuat banyak barang tertahan untuk didistribusikan apalagi ditambah dengan kasus pegawai yang tertular Covid-19. Maka dari itu beberapa negara sedang merasakan dampaknya dari keterlambatan distribusi barang seperti negara Singapura.

Seperti yang kita ketahui, negara Singapura merupakan tempat dimana banyak kargo laut atau kargo udara yang transit kesana. Terkenal sebagai Pelabuhan terbesar kedunia kedua setelah Pelabuhan Shanghai Cina, Pelabuhan Singapura dapat menampung banyak kapal kargo besar. Belum lagi Changi Airport yang merupakan bandara tersibuk didunia. Baik sebagai tempat transit penumpang, bandara Changi Aiport juga menjadi tempat transitnya dari kargo udara.

Mayoritas penduduk di Singapura juga dari etnis tionghoa yang merayakan Imlek. Hal tersebutlah yang membuat penumpukan barang di bandara dan pelabuhan kargo Singapura karena banyak pegawainya yang diliburkan karena merayakan Imlek. Bandara dan Pelabuhan tersibuk didunia libur namun banyak barang yang tetap dating kesana yang mengakibatkan penumpukan barang. Sementara selepas Imlek, banyak pegawai kargo yang terserang virus Covid-19 sehingga memperparah keadaan barang yang seharusnya sudah bisa diproses menjadi terhambat karena tidak ada pegawai yang mengerjakan dan memproses barang.

Sungguh sangat disayangkan memang karena masalah tersebut berdampak sangat besar bagi sektor ekonomi khususnya bidang jasa layanan pengiriman barang atau ekspedisi. Semoga dengan adanya penjelasan keterlambatan delivery dapat membuat pelanggan menjadi bersabar dan paham akan masalah besar yang sedang dihadapi. Semua orang juga sudah semaksimal mungkin melakukan pekerjaannya namun memang kondisi saat ini sedang tidak memungkinkan sehingga proses distribusi akan sedikit mengalami hambatan sampai dengan waktu yang tidak bisa ditentukan.

Related Blog Post

Tingkatkan Kualitas Pengiriman, Choir Express Perbarui Tarif

Kamis mendatang (13/01/2022) pukul 00.00 WIB, Choi

Choir Express Menggelar Seminar Mudahnya Ekspor Bersama Kami

Choir Express selaku perusahaan jasa pengiriman in

Catat! 4 Hal Yang Harus Perhatikan Saat Kirim Ke Luar Negeri

Kirim paket pertama kali ke luar negeri pasti akan